Oknum KadinSos Tubaba Diduga Gelapkan Dana Bantuan KIP Mahasiswa
Tulang Bawang Barat | Visionernews.com | - Miris, Diduga kuat telah tindakan penggelapan dana bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Pemerintah Pusat untuk mahasiswa atau mahasiswi Universitas di Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Tunas Palapa, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung.
Hasil penelusuran wartawan media, berdasarkan pengakuan Nara sumber yang namanya tidak ingin disebutkan, mengatakan, dirinya sebagai Mahasiswa dan Mahasiswi di universitas tersebut bersama beberapa rekannya mendapatkan bantuan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP), namun diambil oleh Pak Immawan Azhar Ben Atasoge selaku pihak Kampus Universitas tersebut.
Ketika dijumpai awak media ini, Kepala STES Tunas Palapa Nurkholis Majid, S.IP., M.M., yang notabenenya juga sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tubaba mengatakan, bahwa dirinya membenarkan adanya penarikan dan penahan dana bantuan KIP tersebut. Dengan alih-alih, dana tersebut dapat diperuntukkan untuk mahasiswa atau mahasiswi lainnya yang tidak mampu dengan cara subsidi silang, ucapnya, pada Senin (12/1/2026).
Ditambahkan, Kepala STES Tunas Palapa Daya Murni Tubaba, dirinya mengakui, awalnya saya dan pengurus STES Tunas Palapa berupaya agar dana tersebut bisa di alihkan untuk mahasiswa atau mahasiswi yang tidak mampu, jelas Nurkholis Majid saat diwawancarai awak media ini di kantor Dinas Sosial setempat.
Selanjutnya, ketika dikonfirmasi adanya penahanan kartu bantuan KIP oleh pihak Universitas STES Tunas Palapa Daya Muni, Nurkholis Majid berdalih, tidak ada penahanan KIP tersebut, dan dirinya segera menindaklanjuti serta mengumpulkan para mahasiswa atau mahasiswi yang menerima bantuan dana KIP itu untuk diberikan, terangnya.
Ditempat terpisah, NDN selaku orang tua wali murid tersebut menyampaikan, bahwa dirinya berharap kepada Pemerintah Pusat agar dapat menindaklanjuti oknum yang melakukan pungli kepada anak kami, karena itu hak mutlak bagi penerima bantuan KIP dari Pemerintah pusat, tegasnya.
" Saya sangat prihatin dengan adanya oknum - oknum tersebut. Kami ini orang tidak mampu masih saja dipermainkan serta Dana Bantuan KIP yang seharusnya menjadi hak milik anak kami kenapa harus di ambil mereka ".
Lebih lanjut, dikatakan dirinya sebagai wali murid, bahwa anaknya adalah Mahasiswi berprestasi di Universitas STES Tunas Palapa dan telah mendapatkan beasiswa pendidikan secara gratis sampai wisuda, akan tetapi prakteknya pihak kampus mengambil dana pencairan KIP, dengan alasan untuk laporan kepada Kepala STES Tunas Palapa, bahkan sampai saat ini kartu KIP dan ATM anak kami juga ditahan oleh pihak kampus, ucapnya dengan nada kesal bercampur sedih.
" Kartu KIP dan ATM juga ditahan mereka, saya sebagai orang tua berharap agar Pemerintah, baik Pusat maupun Kabupaten dapat melihat kami sebagai orang kecil yang tidak mampu dapat diperhatikan, bukan sebaliknya, malah menjadi alat pemanfaatan, menindas dan memperkaya diri mereka sebagai Pejabat Publik ". (Marwan)
Perlu diketahui sebelumnya pernah diberitakan dengan judul :
Bantuan KIP Di STES TUNAS PALAPA Tubaba Diduga Kuat Jadi Ajang Pungli
👇👇👇
https://www.visionernews.com/2026/01/bantuan-kip-di-stes-tunas-palapa-tubaba.html
Posting Komentar